### 🌹 Senyummu di Atas Perahu Bambu
wanita yang pesonanya mampu membuat hati jatuh berkali-kali.
Di antara riak air yang tenang mengalun, Di bawah langit yang berbalut awan, Ada satu senyum yang begitu santun, Yang diam-diam mencuri seluruh perhatian.
Bukan megahnya istana yang membuatku terpana, Bukan pula kilauan permata yang membuatku terpesona, Namun senyummu yang sederhana, Seolah menyimpan sejuta keindahan di dalamnya.
Duhai, wanita berhijab putih, Ada sesuatu pada senyummu yang begitu bening, Membuat hati yang biasa saja menjadi perasa, Membuat namamu singgah tanpa diminta.
Jika sungai mampu bercerita, Mungkin ia akan iri pada mataku, Sebab sungai hanya bisa memandangmu sesaat, Sedangkan bayang senyummu bisa tinggal di pikiranku.
Andai angin boleh menyampaikan pesan, Kan kutitipkan rindu lewat hembusannya, Bukan untuk mengusik ketenanganmu, Hanya ingin kau tahu, ada hati yang mengagumi pesonamu.
Kau tak perlu menjadi bidadari dari kayangan, Tak perlu mengenakan mahkota bertabur cahaya, Sebab dalam sederhana caramu tersenyum, Kau telah menjadi istimewa di mata seseorang.
Jika suatu hari aku boleh memilih, Antara seribu pemandangan yang indah, Aku ingin kembali ke tempat senyummu berlabuh, Bukan sekadar untuk memandang, Tetapi untuk mengenal hatimu lebih jauh.
Sebab kecantikan bisa membuat mata terpana, Namun kebaikan hati membuat rasa ingin menetap, Dan bila senyummu seindah pagi yang menyapa, Semoga akhlakmu menjadi alasan Mengapa seseorang ingin menjagamu dengan setia.
🌷 Untukmu, wanita di atas perahu bambu…
Barangkali bagimu, hari itu hanyalah perjalanan biasa. Namun siapa sangka, sebuah senyum sederhana Bisa menjadi puisi di kepala seseorang, Menjadi melodi dalam diam, Dan menjadi alasan mengapa sebuah hati Tersenyum sendiri saat mengingatmu.
Karena terkadang, jatuh hati tak membutuhkan alasan yang rumit. Cukup satu senyuman yang tulus, lalu dunia terasa sedikit lebih indah. ❤️🌹
